
A. Pengertian Virus
"A program that can infect other programs by modifying them to include a slighty altered copy of itself. A virus can spread throughout a computer system or network using the authorization of every user using it to infect their programs. Every programs that gets infected can also act as a virus that infection grows"
Beberapa kegiatan virus, yaitu :
- Cenderung bersifat negatif atau merusak
- Mengincar data
- Sasaran data kritis pada harddisk, boot sector atau tabel partisi harddisk
- Mengacak - acak data pada sebuah file
- Menghapus data
- Melakukan perusakan sistem komputer
- Sekedar pamer
- Mengeluarkan pesan sponsor
- Mengeluarkan suara, lagu, gambar dan berbagai macam "kejutan" lain
1. Dibuat dengan CompilerVirus dapat dibuat dengan berbagai macam bahasa pemrograman, seperti Assembler, Pascal, C++, dan sebagainya kemudian di compiler. TASM atau MASM adalah compiler Assembler, Turbo Pascal untuk Pascal, dan Borland C++ untuk C++.2. Virus MacroPembuat virus macro memanfaatkan bahasa pemrograman yang ada dalam Microsoft Office, yaitu Visual Basic for Application (VBA). VBA merupakan tool yang mudah digunakan, karena VBA dapat membantu user dalam melakukan aktivitasnya dengan Microsoft Office.Salah satu virus macro yang pernah membuat heboh adalah virus Melissa. Virus ini memanfaatkan Outlook (produk Microsoft yang bisa berhubungan dengan Microsoft Office). Virus ini melakukan reproduksi sendiri dan 23 mampu menyebar dengan cara mengirimkan dirinya sendiri melalui address book e-mail kepada user lain. Si penerima e-mail tidak akan curiga kepada si pengirim e-mail (karena pengirim memang telah dikenal) dan kemudian membukanya sehingga ia menjadi terinfeksi3. Virus Script / BatchVirus script biasanya sering didapat dari internet karena kelebihannya yang fleksibel dan bisa berjalan pada saat terkoneksi dengan internet. Virus jenis ini biasanya menumpang pada file HTML (Hype Text Markup Language) yang dibuat dengan menggunakan fasilitas script seperti Javascript, VBScript, maupun gabungan antara script yang mengaktifkan program Active-X dari Microsoft Internet Explorer
C. Berdasarkan Target Tujuan
1. Virus Boot Sector
Virus Boot Sector adalah virus yang memanfaatkan gerbang hubungan antara komputer dan media penyimpan sebagai tempat untuk menginfeksi. Apabila pada boot sector terdapat suatu program yang mampu menyebarkan diri dan mampu tinggal di memory selama komputer bekerja, maka program tersebut dapat disebut virus.
Virus ini biasanya menginfeksi boot sector harddisk atau floppy disk dan kemudian melakukan loading ke memori sesaat setelah komputer dinyalakan. Virus boot sector dapat meng-copy dirinya sendiri dari disk ke disk, biasanya dari floppy disk ke harddisk kemudian kembali lagi ke floppy disk.
2. Virus file
Virus file merupakan virus yang memanfaatkan file yang dapat diproses langsung pada editor DOS, seperti file berekstensi .COM, .EXE, .BAT, .OVL, .DRV. Untuk penyebarannya, virus akan menempelkan diri dalam file-file eksekusi sehingga virus akan ikut dieksekusi saat file dieksekusi. Hasil infeksi dari virus dapat diketahui dengan berubahnya ukuran file yang diinfeksinya. Contoh : virus Dark Avenger, Dudley, Jerusalem, dll.
3. Virus System
Virus sistem memanfaatkan file-file yang dipakai untuk membuat suatu sistem komputer, seperti file berekstensi .SYS, file IBM BIO.COM, IBMDOS.COM, atau COMMAND.COM. Contoh dari virus sistem adalah Lehigh (menginfeksi COMMAND.COM)
4. Virus Multi
Virus multi-partite dapat masuk ke boot sector dan juga dapat masuk ke file. Kebanyakan virus modern merupakan virus jenis ini. Selain fleksibel juga dianggap mampu bertahan hidup lebih lama kareana dapat masuk ke dalam boot sector atau file. Contoh virus ini adalah virus Mystic yang dibuat di Indonesia, Angela, Anthrax.
5. Virus Program aplikasi
Virus ini menginfeksi sistem operasiyang menggunakan Windows 95/98/NT danbiasanya akan melakukan infeksi dan manipulasi pada bagian registry Windows,sebab registry adalah tempat menampung seluruh informasi komputer baik hardware maupun software,sehingga setiap kali seseorang menjalankan Windows maka virus akan dijalankan oleh registry tersebut. Contoh virus ini adalah WinREG.
Kategori ViruS
Virus dapat dikategorikan kedalam beberapa jenis, yaitu :
1. Malware
Malicious software merupakan salah satu sebutan untuk sistem perangkat lunak yang diciptakan dengan tujuan merusak sistem-sistem tertentu pada komputer. Penyebaran malware ini bisa melalui beberapa media, misalkan saja seperti lewat email, lewat file di internet, aplikasi palsu, hingga iklan spam yang terdapat pada website.
Malware sendiri mempunyai banyak kemampuan seperti dapat mengubah, menghapus, menyembunyikan, dan mencuri data-data penting yang ada pada perangkat komputer korban tanpa diketahui oleh pengguna komputer tersebut
2. Worm
kerja dengan menginfeksi data atau program juga tidak bekerja dengan menghapus hingga mengubah data-data korban, melainkan memperbanyak dirinya dan memberi beban pada sistem operasi komputer sehingga perangkat tersebut berjalan dengan sangat lambat. Selain itu, worm juga bisa menyebar ke komputer lain lewat jaringan internet dan bahkan dapat mengaktifkan dirinya sendiri tanpa adanya bantuan dari pihak ketika.
Meskipun worm ini dapat aktif tanpa bantuan pihak ketiga, namun worm hanya dapat menyusupi sebuah komputer jika adanya sebuah celah kemanan yang rendah dalam sebuah software pada perangkat komputer tersebut.
3. Trojan
Merupakan sebuah program yang terlihat seperti pada umumnya, tidak mencurigakan, dan bisa berbentuk apa saja. Namun setelah diinstal, program trojan dapat memata-matai, mencuri data, dan mengirimkan ketukan keyboard ke alamat yang telah ditentukan oleh pembuatnya. Trojan dapat melancarkan serangan ini tanpa diketahui oleh si pengguna komputer tersebut, maka dari itu pengguna harus berhati-hati saat menginstal aplikasi yang tidak terlalu dikenal. Karena bisa saja trojan telah disisipi ke dalam program tersebut.
4. Spyware
Spyware tidak diciptakan untuk merusak sebuah komputer, melainkan dibuat untuk memata-matai komputer korban atau pun korban itu sendiri. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan informasi penting dan mengumpulkan data-data privasi korban. Dengan Spyware, data-data korban dapat diketahui dengan mudah selama pengguna tersebut terhubung dengan internet. Adapun data-data penting yang dimaksud adalah seperti PIN online Banking, PIN kartu kredit, password email, dan lain sebagainya.
0 Comments